Tips menyimpan minyak goreng jika salah maka kualitasnya bisa menurun. Jika minyak tidak disimpan dengan benar, misalnya minyak dibiarkan terbuka di dalam ruangan, maka lemak pada minyak akan berikatan dengan oksigen dan bisa membentuk senyawa asam aldehida, keton, atau karboksilat. Senyawa-senyawa inilah yang dapat menyebabkan minyak berbau tengik.
Panas juga bisa membuat minyak jadi mudah rusak. Suhu panas bisa membuat zat-zat kimia yang ada di dalam minyak goreng saling bertabrakan dan rusak. Semakin banyak zat yang ada di dalam minyak yang rusak, bau tengik pun juga akan semakin tercium.
Minyak memang sulit untuk disimpan dalam jangka waktu yang lama. Minyak bisa menebarkan bau yang tengik dan bisa kehilangan banyak nilai gizinya. Di samping itu, minyak yang bau tengik mengandung radikal bebas, yang dapat menjadi ancaman kesehatan manusia.
Cara menyimpan minyak goreng bukanlah hal sulit, tapi belum tentu minyak goreng bisa tahan lama. Terdapat empat faktor utama yang bisa memengaruhi daya simpan minyak agar tidak bau, yaitu cahaya, oksigen, suhu, dan waktu saat minyak disimpan.
Bila ingin menghemat pengeluaran, tentu minyak yang digunakan untuk memasak harus disimpan dengan benar agar lebih tahan lama. Walaupun tidak sulit untuk menyimpan minyak dengan benar, beberapa minyak goreng bisa menjadi berbau tengik jika tidak disimpan di tempat yang tepat. Dan, penyimpanan yang tepat pun juga tergantung pada jenis minyak yang sedang gunakan, serta seberapa sering menggunakannya.
Lantas, bagaimana tips menyimpan minyak goreng yang benar?
Pada dasarnya, hampir semua jenis minyak goreng bisa bertahan sampai dua tahun jika cara penyimpanannya sudah benar. Agar minyak goreng lebih awet dan bisa tahan lama, ikuti tips-tipsnya berikut di bawah ini.
1. Simpan minyak goreng dalam botol kaca

Kebanyakan para ibu rumah tangga lebih sering menyimpan minyak goreng ke dalam botol plastik daripada botol kaca. Selain karena dinilai lebih praktis, minyak yang dikemas dalam botol plastik juga dinilai lebih mudah ditemukan di pasaran.
Bahan dari botol plastik lebih cepat memuai dan larut ke dalam minyak. Terlebih lagi, jumlah peroksida (patokan nilai kerusakan pada minyak) juga akan cepat naik. Jika semakin tinggi bilangan peroksidanya, maka semakin cepat juga timbul bau yang tengik pada minyak.
Jika membeli minyak goreng dalam kemasan yang besar, tuangkan ke dalam botol-botol kaca yang lebih kecil supaya lebih praktis ketika digunakan. Selain memperpanjang umur simpan minyak secara keseluruhan, cara ini juga bisa mencegah masuknya mikroba atau oksigen ke dalam minyak yang diakibatkan oleh terlalu sering buka-tutup botol.
2. Jangan meletakkan minyak goreng di dekat kompor
Sebagian besar para ibu rumah tangga sudah terbiasa dengan menyimpan minyak di dekat kompor supaya lebih mudah saat ingin menuangkannya ke dalam penggorengan. Jika kebiasaan ini juga dilakukan oleh semua orang, alangkah baiknya ubah dari sekarang.
Minyak goreng yang diletakkan di dekat kompor dapat lebih cepat terkena suhu panas dari kompor. Hal ini bisa membuat minyak jadi lebih cepat menguap dan bisa menurunkan kualitas minyak goreng.
Sebagai solusinya, simpanlah minyak goreng di dalam rak atau lemari dapur yang tertutup. Pastikan jika suhu ruangan tetap stabil agar kualitas minyak goreng tetap terjaga dengan baik.
3. Jauhkan minyak goreng dari paparan sinar matahari langsung
Minyak goreng tidak boleh disimpan di tempat yang bisa terpapar sinar matahari secara langsung. Ini disebabkan oleh suhu panas dapat meluruhkan kandungan antioksidan dalam minyak dan dapat mempercepat pembusukan.
Kondisi ini bisa diperparah jika menggunakan kemasan yang terbuat dari plastik ketika menyimpan minyak. Semakin cepat minyak goreng memuai, maka semakin cepat juga kandungannya rusak dan dapat menimbulkan bau tengik.
4. Lebih baik menyimpan minyak goreng di kulkas
Menyimpan minyak goreng di dalam kulkas bisa membuat minyak tetap segar dan lebih terjaga kualitasnya. Daya simpannya pun cenderung akan lebih lama, karena minyak akan berubah menjadi gumpalan yang lebih padat karena minyak terkena suhu dingin.
Sebenarnya, hal ini sah-sah saja jika ingin dilakukan. Hanya saja, minyak goreng akan lebih sulit digunakan karena harus dicairkan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk memasak. Alhasil, waktu Anda sedikit tersita karena menyiapkan minyak goreng terlebih dahulu sebelum mulai memasak makanan.
Walau begitu, perubahan minyak goreng dari cair ke padat atau sebaliknya tidak akan membuat kualitas minyak goreng menjadi turun. Jadi, silakan saja jika ingin menyimpan minyak goreng ke dalam kulkas supaya lebih awet dan tahan lama.
5. Tutup Kemasan Minyak Goreng Secara Rapat
Menutup minyak dengan rapat dan memastikannya aman bisa menjadikan minyak goreng lebih tahan lama, hal ini juga bisa membantu menghindari minyak dari serangan serangga atau terkontaminasi oleh berbagai bau, selain itu juga bisa menghindari dari proses oksidasi dan berisiko minyak menjadi berbau tengik.
6. Simpan Minyak Goreng di Tempat yang Sejuk
Menyimpan minyak goreng di tempat yang sejuk dapat membuat minyak goreng lebih tahan lama, dengan cara menyimpan minyak goreng di tempat yang sejuk dan menghindari dari paparan sinar matahari secara langsung yang bisa menjadikan minyak goreng lebih tahan dan tidak mudah rusak.
7. Menyimpan minyak goreng di dalam ruang yang gelap

Cahaya merupakan salah satu musuh utama minyak yang dapat membuat minyak berbau. Mungkin sudah memperhatikan jika banyak produk minyak dikemas dalam kemasan botol yang sangat gelap. Wadah plastik atau kaca gelap bisa membantu menjaga minyak agar tetap lebih tahan lama.
Tips menyimpan minyak goreng ini bisa dilakukan dengan menyimpannya di lemari atau pantry yang gelap untuk mencegah kerusakan pada minyak. Simpan minyak goreng yang jauh dari cahaya apa pun.
8. Jauhkan minyak goreng dari oksigen ketika menyimpan
Cobalah untuk menyimpan minyak goreng ke dalam toples, kemudian menggunakan perangkat Food Saver untuk dapat mengekstrak oksigen dari toples.
9. Hindari Minyak goreng dari penggunaan wadah besi atau tembaga
Kedua logam tersebut dapat bereaksi dengan minyak goreng, sehingga minyak yang disimpan ke dalam kedua wadah tersebut tidak lagi aman untuk dikonsumsi karena berbahaya bagi kesehatan.
10. Hindari Minyak Goreng dari Bau Menyengat
Sangat tidak disarankan jika menyimpan minyak goreng didekatkan dengan berbagai benda yang atau barang yang mempunyai bau yang menyengat seperti halnya sabun, parfum, pewangi pakaian dan berbagai barang lainnya yang mempunyai bau yang menyengat, hal ini dikarenakan minyak bisa menyerap bau tersebut sehingga menjadikan minyak goreng dapat berisiko terkontaminasi bau tersebut.
11. Menyaring Minyak Goreng Bekas Pakai Sebelum Menyimpan
Sebelum menyimpan minyak, jangan lupa untuk menyaring minyak bekas pakai agar terpisah dari residu atau ampas bekas makanan yang mampu mengendap di dalam minyak goreng. Gunakan saringan yang mempunyai lubang kecil untuk menyaring minyak.
Dengan menyaring terlebih dulu minyak yang telah dipakai bisa membuat minyak goreng akan menjadi lebih bersih.
Saya merupakan seorang kontributor di resepicoklat.com yang juga memiliki ketertarikan dan minat besar terhadap perkembangan teknologi, terutama teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi banyak hal tentang bisnis maupun tips-tips terkini.
