Umur Panen Jagung Manis

umur panen jagung manis

Umur panen jagung manis kisaran waktu 60-75 hari setelah benih jagung manis ditanam, tergantung kondisi lingkungan penanaman. Beberapa faktor dapat memengaruhi seperti tingkat ketinggian tempat, apabila tempatnya semakin tinggi maka umur panen jagung akan semakin lama. Perbedaan musim kemarau dan musim hujan mengakibatkan perbedaan umur panen, dimana Ketika musim kemarau umur panen akan sedikit lebih lama dibandingkan dengan musim hujan.

Saat jagung manis dipanen muda, jagung manis mempunya kadar yang itinggi sehinnga tidak bisa disimpan lama.Kualitas jagung manis ditentukan oleh rasa manis yang berasal dari kandungaan gula dalam biji. Sedangkan jika terlambat panen, dapat menyebabkan rasa manis berkurang, biji jagung mulai berkerut dan terasa lebih keras,  ini dikarenakan kandungan gula pada jagung telah berrubah menjadi pati. Kadar manis dalam jagung akan berkurang bersamaan dengan umur jagung yang semakin tua.

Umur panen jagung mempengaruhi persentasi  bagian yang akan di makan. Jika terlalu cepat panen, biiji yang dihasilkan lebih kecil sehingga yang dapat dikonsumsi lebih sedikit. Bobotnya juga pasti akan lebih rendah dan akan kurang menguntungkab dari pada bobot timbangan. Oleh sebab itu penting bagi para petani untuk mengetahui umur panen yang tepat agar dapat menghasilkan jagung yang manis dan bobot yang optimal dalam waktu yang tepat.

Lantas bagaimanakah cara menentukan waktu yang tepat? Tentu sebelumnya kita perhatikan terlebih dahulu variates jagung yang ditanam, karena telah dijelaskan sebelumnya bahwa umur jagung ditentukan oleh variates. Kemudian baru memerhatikan faktor lainnya seperti ketinggian tempat dan yang lainnya.

Salah satu ciri jagung  yang sudah siap dipanen adalah rambut rongkol yang sudah mulai mongering dan tongkol mulai membesar.

Dalam budidaya jagung manis, panen biasanya dilakukan setelah memasuki umur 64 sampai 82 hari setelah di tanam. Biasanya waktu ini berjarak kurang lebih selama 21 hari setelah berbunga. Jagung manis sendiri biasanya dipanen untuk di konsumsi dalam keadaan segar.

Panen jagung manis yang terlalu cepat bisa mengakibatkan produksinya yang lebih rendah. Biji jagung manis belum terbentuk secara sempurna. Untuk mendapatkan kandungan gula tertinggi bisa dilakukan dengan memanen jagung pada umur 20 hari setelah bunga betinanya berbuah

Ciri ciri jagung manis yang siap dipanen

Ada cara tepat untuk panen jagung manis. Berikut adalah ciri-ciri jagung manis yang siap panen.

Pertama, warna rambut jagug manis akan memiliki warna cokelat kehitaman dan kering. Rambut jagung menjadi lengket dan tidak bisa di urai.

Cara kedua adalah ujung tongkol sudah terisi penuh dengan biji jagung. Warna biji jagung menjadi kuning mengilat.

Terakhir, panen biasanya dilakukan 18 sampai 20 hari setelah 75 persen di dataran rendah atau 22 sampai 24 hari setelah 75 persen silking didataran menengah.

Waktu panen juga harus diperhatikan agar mutu jagung tetap terjaga. Waktu panen yang baik adalah pagi, sore dan malam hari.

Tongkol jagung manis tetap harus dijaga agar tidak terkena udara panas karena dapat mengurangi kandungan gula pada jagung manis. Selain itu perlu disiapkan beberapa hal saat pemanenan. Pertama, fasilitas untuk memproses dan penyimpanan.

Kedua, pertimbangkan juga jarak pembudidaya dan konsumen. Ketiga, alat transportasi apa yang digunakan untuk mengangkut hasil panen. Agar mutunya tetap terjaga, beberapa cara yang dapat dilakukan adalah memetic jagung manis beserta denga kelobotnya dan tidak membuka kelobot tersebut.

Cara panen jagung manis juga cukup mudah untuk dilakkukan yaitu dengan memuntir tongkol jagung hingga terlepaas dari tangkainya.

Jika telah selesai dipanen, jagung sebaiknya dimasukkan dalam wadah yang tidak tertutup dengan rapat. Wadah tersebut disimpan ditempat yang sejuk dan terbuka.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *